Assalamu’alaikum panganers...... hari ini makanan apa
yang kalian santap di rumah ? lagi liburan kayanya porsi menunya banyak biar ga
masak trs tiap hari yahh?? Daannn akhirnya, semua makanan-makanan yang tersisa
pasti disimpan di dalam lemari es agar tak cepat basi ya kan? Terus
nantinya makanan tadi dihangatkan biar bisa disantap kembali. kalo dulu
biasanya orang-orang menghangatkan makanan dengan panci atau penggorengan di
atas kompor, kalo zaman now yang punya alatnya dirumah, kalian menghangatkan makanan
dengan menggunakan microvawe biar praktis ceritanya heheeheJ
Oiyah panganers mungkin makanan yang sudah dipanaskan sama kalian
tak ada perubahan rasa. Hanya saja, kalian mungkin tak tahu bahwa makanan yang
selalu dihangatkan punya bahaya kesehatan yang mungkin mengintai. Tentunya ini
sudah dikurangi dengan bahaya kehilangan nilai gizi.
Makanan yang dihangatkan bisa saja memicu timbulnya kanker lohhh.
Beberapa makanan mungkin tak masalah jika dipanaskan, namun beberapa makanan
bisa jadi memancing bahaya. Mengutip Boldsky, berikut makanan-makanan yang
tidak dianjurkan untuk dihangatkan kembali. Cek it outtt...
a. Memicu timbulnya kanker
Bayam yang sudah dimasak lebih dari 12 jam, tidak boleh dimakan
lagi dan harus segera dibuang. Pasalnya dalam sayur bayam mengandung zat
nitrat. Zat nitrat ini lama kelamaan akan berubah menjadi asam nitrat yang
mana asam ini merupaka asamyang sangat beracun. Asam nitrat ini juga dapat
berubah menjadi nitrosamine. Nitrosamine itu sendiri hampir mirip dengan
zat karsinogenik yang memicutumbuhnya sel kanker.
b.
Aliran
darah terhenti
Sayur bayam yang dipanaskan kembali akan meningkatkan munculnya zat
nitosamine. Jika dikonsumsi oleh orang dewasa ataupun anak anak, zat ini
akan berpengaruh pada sistem peredaran darah. Darah tidak akan mampu
mengikat oksigen dan tidak dapat mengedarkan keseluruh tubuh.
c.
Terjadinya
blue baby syndrome
Saat darah berhenti mengangkut oksigen kejaringan tubuh,
jaringan akan kekurangan oksigen sehingga terjadi sianosis atau kebiru biruan karena
pasokan oksigen sangat kurang. Pada bayi keadaan ini dikenal dengan sebutan
blue baby syndrome.
d.
Lemah
dan lesu
Saat hemoglobin tidak mampu mengikat oksigen, jaringan
akan mengalami hipoksia. Keadaan ini akan mengakibatkan tubuh menjadi
lebah karena suplai oksigen dalam tubuh berkurang.
2.
Kentang
Kentang juga hampir sama dengan bayam. Kandungan nutrisi pada
kentang akan
menghilang jika kentang dipanaskan kembali. Selain itu, jika proses pemanasan terjadi berulang ulang resiko
oksidasi juga akan terjadi. Keadaan ini justru akan sangat berbahaya karena
kentang itu sendiri akan berubah menjadi beracun
3.
Jamur
Jika sudah terlanjur memasak jamur dalam porsi yang cukup besar,
lebih baik mengkonsumsinya dalam keadaan dingin. Tidak perlu repot repot menghangatkan
makanan ini. Soalnya kalau menghangatkan jamur yang ada protein dalam jamur
akan menghilang, bahkan lebih buruk lagi akan menyebabkan masalah pencernaan seperti diare atau perut
terasa begah.
4.
Ayam
Makanan yang tidak boleh dipanaskan ini hampir sama dengan jamur. Jika
ayam mengalami proses pemanasan yang berulang akan mengakibatkan
perubahan komposisi proteinnya. Jika ingin menghangatkan kembali, lakukan
pemanasan pada api kecil dan waktu yang relatif cukup singkat. Dengan cara
tersebut dapat meminimalkan rusaknya zat gizi yang terdapat pada
daging ayam.
5.
Telur
Telur akan sangat membahayakan jika dipanaskan secara berulang
ulang. Telur yang dimasakdalam keadaan bulat utuh akan lebih berbahaya lagi
jika dipanaskan karena bisa jadi membuat telur menjadi beracun.
6.
Seledri
Sama seperti bayam, seledri ini juga tidak baik jika dipanaskan
secara berulang ulang. Seledri mempunyai kandungan nitrat seperti bayam yang
jika dipanaskan akan berubah menjadi asam nitrat. Asam nitrat ini yang beresiko
memicu tumbuhnya kanker dan gangguan uptake oksigen oleh hemoglobin.
7.
Gorengan
Gorengan sebaiknya tidak dipanaskan. Kenapa demikian? jika
memanaskan kembali gorengan yang sudah dingin, minyak akan bertumpuk tumpuk
digorengan dan meningkatkan kolesterol.
8.
Santan
Menambahkan santan pada sayur kita memang gurih. Namun
menghangatkan
santan berulang ulang kali ini sangat tidak baik. Saat proses pemanasan terjadi berulang-ulang,
lemak yang terdapat pada santan akan berubah menjadi lemak jahat yang beresiko menimbulkan
kolesterol.
9.
Ubi
Ubi mempunyai kandungan nitrat seperti bayam dan seledri. Jika
terlalu sering dipanaskan,kandungan nitrit ini akan sangat berbahaya bagi
tubuh. Sebaiknya segera konsumsi ubi yangtelah dimasak agar manfaat yang
diperoleh lebih maksimal.
10.
Brokoli
Brokoli mempunyai kandungan vitamin A dan C yang sangat baik untuk
tubuh. Mengkonsumsi brokoli secara rutin dapat membuat tubuh menjadi sangat
sehat. Namun brokoli ini mempunyai sifat yang mirip dengan bayam. Brokoli juga mengandung nitrat
seperti bayam. Nitrat ini akan berubah menjadi asam nitrat yang memicu
tumbuhnya sel karsinogenik jika dipanaskan secara berulang ulang. Segera
konsumsi sayur brokoli yang sudah matang. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal
dari brokoli ini, masak brokoli dengan cara dikukus.
11.
Bit
Bit memiliki kandungan nitrat yang baik untuk tubuh. Ketika kaliancmemanaskannya
kembali, maka kandungan nitrat dalam buah bit akan hilang. Namun, Bit masih
bisa dikonsumsi walaupun kalian memasaknya sehari sebelum kalian memakannya
asalkan kalian menyimpannya di dalam lemari es.
12.
Minyak
Mulai dari minyak biji anggur, minyak kenari, minyak alpukat, dan
minyak rami semua memiliki poin asap yang sangat rendah. Itulah kenapa, saat
kalian memanaskannya, minyak ini menjadi tengik. Jadi, hindari menggunakan
minyak ini untuk memasak, memanggang atau menumis. Sebaiknya gunakan sebagai
taburan di atas makanan kalian untuk menambah rasa.
13.
Lobak
Lobak biasanya digunakan untuk membuat sup. Lobak juga mengandung nitrat, jadi jika kalian memanaskan lagi bisa berefek buruk bagi kesehatan.
Lobak biasanya digunakan untuk membuat sup. Lobak juga mengandung nitrat, jadi jika kalian memanaskan lagi bisa berefek buruk bagi kesehatan.
14.
Nasi
Bagaimana kalian menyimpan nasi dapat memunculkan berbagai masalah. Beras yang mengandung spora yang nantinya berubah menjadi bakteri tetap akan hidup meskipun sudah dimasak menjadi nasi. Ketika nasi disimpan di dalam suhu ruangan, bakteri ini bisa berkembang biak dan memproduksi racun yang menyebabkan diare hingga muntah-muntah.
Bagaimana kalian menyimpan nasi dapat memunculkan berbagai masalah. Beras yang mengandung spora yang nantinya berubah menjadi bakteri tetap akan hidup meskipun sudah dimasak menjadi nasi. Ketika nasi disimpan di dalam suhu ruangan, bakteri ini bisa berkembang biak dan memproduksi racun yang menyebabkan diare hingga muntah-muntah.
Nah panganers udah tau kan makanan apa saja yang tidak boleh atau
lebih baik tidak dipanaskan kembali, dari bisa yang mengurangi nilai gizinya
sampai memicu sel kanker lohh..
Untuk
itu daripada “mubazir” atau lebar hahaha, mending masaklah secukupnya yahh,
sekian dari saya undur diri dulu, sampai berjumpa si post berikutnya ^^
Wabillahi Taufiq Walhidayah Wassalamu’alaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh ....
Byee,
Salam sehat panganerss

Tidak ada komentar:
Posting Komentar